Info Paluta: Berita
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

07 April 2026

Dua Tahun Tidak Beroperasi, Gudang Penyalur LPG 3 Kg di Halongonan Picu Harga di Atas HET

Foto: Gudang LPG di Desa Hutaimbaru, Kecamatan Halongonan.

PALUTA – Gudang penyimpanan agen penyalur LPG 3 kg bersubsidi yang berlokasi di Desa Hutaimbaru, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), disinyalir sudah tidak beroperasi selama dua tahun terakhir. Akibatnya, harga LPG 3 kg di tengah masyarakat melambung dan dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

​Berdasarkan keterangan warga setempat, gudang yang diketahui milik PT Putra Paluta Jaya tersebut telah menghentikan aktivitasnya.

​“Kurang lebih dua tahun ini sudah tutup. Tidak pernah ada aktivitas di gudang itu,” ujar salah seorang warga sekitar pada Selasa (7/4/2026).

​Tertutupnya agen penyalur ini berdampak langsung pada kelangkaan pasokan dan melonjaknya harga di pasaran. Warga mengeluhkan harga LPG 3 kg yang kini cukup mahal dan sulit ditemukan. Di tingkat kios pengecer, harga saat ini berkisar antara Rp25.000 hingga Rp27.000 per tabung. Padahal, HET LPG 3 kg yang ditetapkan untuk wilayah Kecamatan Halongonan hanya sebesar Rp19.500 per tabung.

​“Dulu waktu gudang itu beroperasi, LPG 3 kg mudah didapat dan harganya juga sesuai dan terjangkau,” tambah warga tersebut.

​Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab berhentinya operasional gudang agen penyalur milik PT Putra Paluta Jaya tersebut.

​Kondisi vakumnya operasional gudang ini memunculkan dugaan adanya indikasi penyimpangan penyaluran. Beberapa kekhawatiran yang mencuat antara lain potensi penyaluran LPG subsidi kepada pihak yang tidak berhak, penjualan silang ke luar daerah, praktik pengoplosan, hingga manipulasi kuota oleh pihak agen penyalur.

04 April 2026

Polsek Padang Bolak Ringkus Dua Pengedar Sabu di Portibi, Puluhan Paket Disita

Foto: Kedua tersangka dan barang bukti yang diamankan.

PALUTA – Tim Opsnal Polsek Padang Bolak, Polres Tapanuli Selatan, berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan mengamankan dua pria bersama puluhan paket sabu siap edar di Desa Portibi Julu, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, Jumat (3/4/2026).

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Portibi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Unit Reskrim Polsek Padang Bolak langsung melakukan penyelidikan dan bergerak menuju lokasi.

Ketika personel Polsek Padang Bolak mendatangi sebuah rumah di Desa Portibi Julu menemukan seorang pria bernama MHL alias Ucok (26) dan saat hendak diamankan, pelaku sempat berupaya melarikan diri, namun berhasil ditangkap petugas.

Dari hasil penggeledahan di sekitar lokasi penangkapan, petugas menemukan satu bungkus rokok berisi 22 paket kecil diduga sabu yang disembunyikan di rerumputan sekitar tiga meter dari lokasi. Kepada petugas, pelaku mengakui barang tersebut diperoleh dari seorang pria bernama ASH (34).

Berdasarkan keterangan tersebut, petugas langsung melakukan pengembangan dan mengamankan ASH di rumah kontrakannya di Lingkungan II Pasar Gunungtua.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan kembali beberapa paket sabu, timbangan elektrik, kaca pirex, alat hisap, plastik klip, serta uang tunai yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Kapolsek Padang Bolak, AKP Abdul Hakim, menegaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Padang Bolak.

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang kami tindaklanjuti dengan cepat melalui penyelidikan di lapangan. Dari hasil tersebut, kami berhasil mengamankan dua pelaku berikut barang bukti narkotika jenis sabu yang diduga siap diedarkan,” ujar AKP Abdul Hakim, Sabtu (4/4/2026).

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.

“Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan di atasnya. Ini merupakan komitmen kami dalam menjaga wilayah hukum Polsek Padang Bolak dari peredaran narkoba,” tegasnya.

Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pemberantasan narkoba dengan memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika. Peran serta masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian memberantas peredaran narkoba,” pungkasnya.

02 April 2026

Momen Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisatawan Ke Candi Bahal Meningkat

Foto: Candi Bahal I.

PALUTA – Momen libur lebaran (Idulfitri 1447 H) membawa tren positif bagi sektor pariwisata di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Candi Bahal, situs bersejarah kebanggaan di Kabupaten Paluta ini, mencatatkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dibandingkan perayaan Lebaran tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Paluta, Hasbullah Harahap, mengonfirmasi pencapaian tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun selama sembilan hari masa libur Lebaran (21–29 Maret 2026), kawasan situs peninggalan Kerajaan Pannai ini dipadati oleh ribuan pengunjung, yang didominasi oleh wisata keluarga.

“Alhamdulillah, selama periode libur Lebaran tahun ini, kami mencatat total ada 4.744 wisatawan yang datang ke Candi Bahal. Rinciannya terdiri dari 3.611 pengunjung dewasa dan 1.133 pengunjung anak-anak. Ini adalah tren yang sangat menggembirakan karena ada peningkatan dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 4.500 pengunjung,” ungkap Hasbullah, Rabu (1/4/2026).

Hasbullah menjelaskan bahwa lonjakan antusiasme masyarakat ini berbanding lurus dengan upaya pemerintah daerah dalam menata kawasan wisata. Pihaknya terus membangun berbagai fasilitas publik seperti toilet, musala, taman bermain anak, dan fasilitas pendukung lainnya guna menjamin kenyamanan wisatawan di ikon Kabupaten Paluta tersebut.

“Peningkatan jumlah wisatawan ini sangat dipengaruhi oleh tersedianya fasilitas publik yang semakin memadai di Candi Bahal. Apalagi, Candi Bahal I, II, dan III telah ditetapkan sebagai situs Cagar Budaya Peringkat Nasional oleh Menteri Kebudayaan RI pada tahun 2025,” tambahnya.

Seiring dengan status Cagar Budaya Peringkat Nasional tersebut, ke depannya Disbudpar Paluta berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan kawasan wisata Candi Bahal. Fokus pengelolaan akan mencakup aspek kebersihan, keamanan, hingga pemeliharaan fasilitas, agar pesona warisan sejarah Nusantara ini terus menjadi primadona bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

31 Maret 2026

Wabup Paluta Tutup Turnamen Pumah Cup II Ke XL 2026, Hutaimbaru FC Keluar Sebagai Kampiun

Foto: Wabup Paluta Basri Harahap menyerah piala bergilir Pumah Cup II Ke XV 2026 kepada Hutaimbaru FC, Selasa (31/3/2026).

PALUTA – Wakil Bupati (Wabup) Padang Lawas Utara (Paluta), Basri Harahap, secara resmi menghadiri sekaligus menutup turnamen sepak bola bergengsi, Pumah Cup II Ke XL Tahun 2026. Acara penutupan pesta olahraga rakyat ini dilangsungkan dengan meriah di Lapangan Desa Rondaman Siburegar, Kecamatan Halongonan, Selasa (31/3/2026).

​Puncak penutupan turnamen ini disemarakkan oleh laga final yang berlangsung sengit dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati beserta jajaran Pimpinan OPD, dan tokoh masyarakat setempat. Dalam pertandingan pamungkas tersebut, kesebelasan Hutaimbaru FC berhasil menundukkan perlawanan tangguh dari Siancimun FC. Gol tunggal yang tercipta membawa Hutaimbaru FC menang dengan skor tipis 1-0, sekaligus mengunci gelar juara pertama pada ajang tahunan ini.

​Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi dan mendapat sorakan antusias dari ribuan penonton yang memadati pinggir lapangan. Kemenangan Hutaimbaru FC ini memastikan posisi Siancimun FC harus puas berada di tempat kedua.

​Dalam arahannya sebelum pertandingan, Wakil Bupati Basri Harahap menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, khususnya panitia penyelenggara, aparat keamanan, dan masyarakat Desa Rondaman Siburegar yang telah menyukseskan turnamen tersebut hingga berjalan aman dan kondusif.

​Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ajang olahraga seperti ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar kompetisi di lapangan hijau. Menurutnya, turnamen sepak bola merupakan wadah penting untuk memupuk kebersamaan serta menjaring bibit-bibit atlet berprestasi di wilayah Paluta.

​“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Turnamen Pumah Cup bukan hanya soal siapa yang menang dan kalah, tetapi yang paling utama adalah bagaimana kita mempererat tali silaturahmi, persaudaraan antarwarga, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” ujar Basri Harahap dalam sambutannya.

​Tak lupa, ia juga memberikan ucapan selamat kepada tim yang berhasil meraih juara dan memberikan pesan motivasi kepada tim yang belum beruntung pada kompetisi tahun ini.

​“Kepada yang berhasil menjadi juara pertama. Pertahankan terus prestasinya. Dan bagi tim yang belum berhasil meraih juara, jangan patah semangat. Jadikan hasil ini sebagai motivasi untuk terus giat berlatih dan mempersiapkan diri lebih baik lagi di turnamen-turnamen mendatang,” tambahnya.

​Penyerahan piala bergilir dan uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Basri Harahap di tengah riuhnya tepuk tangan penonton menjadi penutup manis dari rangkaian panjang turnamen Pumah Cup II Ke XL tahun 2026.

Berikut adalah susunan lengkap tim yang berhasil meraih gelar juara pada Turnamen Sepakbola Pumah Cup II Ke XL 2026:

  • ​Hutaimbaru FC (Juara 1)
  • ​Siancimun FC (Juara 2)
  • ​Pagar Gunung FC (Juara 3)
  • ​Aek Sosa FC (Juara 4)

Permintaan Naik, Pasokan LPG 3 Kg di Paluta Tetap Aman Saat Idulfitri

Foto: LPG 3Kg (Pertamina).

PALUTA – Ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) selama libur Idulfitri 1447 Hijriah terpantau aman, meskipun terjadi peningkatan permintaan dibandingkan hari biasa.

​Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Paluta, Ibrahim Nasution, memastikan bahwa stok LPG 3 kg (bersubsidi) untuk wilayah Paluta saat ini masih dalam kondisi aman.

​“Hingga saat ini, belum ditemukan antrean panjang maupun kelangkaan LPG di pangkalan, dan kondisi harga di pasaran juga masih stabil,” terangnya, Selasa (31/3).

​Meski terjadi peningkatan permintaan di momen Idulfitri tahun ini, pola pembelian masyarakat dinilai masih terkendali. Tidak terlihat adanya lonjakan pembelian berlebihan yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan.

​“Proses distribusi berjalan lancar, tidak ada kendala, dan sesuai jadwal, sehingga tidak terjadi kekosongan di pangkalan,” tambahnya.

​Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paluta terus berkoordinasi dengan pihak agen dan penyalur LPG 3 kg agar pendistribusian berjalan dengan baik. Selain itu, Pemkab juga akan rutin melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) serta peninjauan berkala ke pangkalan LPG guna mengantisipasi kelangkaan maupun penyimpangan penyaluran.

​“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan agar pasokan tetap merata,” tegas Ibrahim.

30 Maret 2026

Wabup Paluta Resmikan SPPG Portibi Hadungdung

Foto: Wabup Paluta Basri Harahap memotong pita tanda diresmikannya SPPG Portibi Hadungdung, Senin (30/3/2026).

PALUTA – Wakil Bupati (Wabup) Padang Lawas Utara (Paluta), Basri Harahap, secara resmi membuka Satuan Pelayanan Peningkatan Gizi (SPPG) Portibi Hadungdung di Desa Hadungdung, Kecamatan Portibi, Senin (30/3/2026).

​Mengusung tema "Menuju Generasi Emas, Sehat dan Cerdas", peresmian fasilitas ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat pedesaan.

Program SPPG ini secara khusus menyasar pemenuhan gizi terukur bagi anak-anak, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga sekolah menengah. Selain itu, fasilitas ini juga memberikan intervensi gizi bagi ibu hamil dan balita sebagai upaya konkret memutus mata rantai stunting di Kabupaten Paluta.

​Dalam arahannya, Wabup Basri menegaskan bahwa kehadiran SPPG di Kecamatan Portibi membawa misi ganda yang saling berkesinambungan antara sektor kesehatan dan kesejahteraan ekonomi.

​“Tugas utama kita di sini jelas ada dua, pertama, mencerdaskan anak-anak sekolah kita melalui asupan gizi yang baik dan kedua, menyejahterakan masyarakat di sekitar kita,” tegas Basri Harahap di hadapan perwakilan Forkopimda, pimpinan OPD, jajaran Kepala SPPG, aparatur desa, tenaga pendidik, dan warga setempat.

Untuk memastikan program berjalan optimal, Basri Harahap mensyaratkan adanya tata kelola manajerial yang profesional. Pengelolaan SPPG diwajibkan mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat guna menjaga kualitas gizi dan transparansi anggaran.

​“Pengelolaan ini tidak boleh main-main. Kita wajib melibatkan ahli gizi bersertifikat dan tenaga akuntansi yang mumpuni. Jangan sampai asal-asalan, karena ini menyangkut kecerdasan anak-anak kita dan masa depan bangsa,” ujarnya.

​Lebih lanjut, SPPG Portibi juga dirancang sebagai katalisator ekonomi desa melalui sistem ekonomi sirkular. Manajemen SPPG diinstruksikan untuk menyerap hasil panen langsung dari petani lokal di Desa Hadungdung dan sekitarnya, bukan mendatangkan bahan baku dari luar daerah.

​“Sumber daya alam kita ini kaya. Untuk kebutuhan dapur gizi, mulai dari sayur mayur, kangkung, bayam, hingga pisang, wajib dibeli dari petani lokal kita sendiri. Berdayakan hasil panen masyarakat kita agar mereka juga ikut sejahtera,” tambahnya.

Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala SPPG Hadungdung, Sagiman Harahap, merinci langkah konkret operasional fasilitas ini. Menurutnya, kehadiran SPPG benar-benar dirancang untuk menjadi motor penggerak ekonomi, khususnya di wilayah Kecamatan Portibi. Sebagai bukti nyata, pihak SPPG telah merekrut sedikitnya 47 orang warga sekitar untuk diberdayakan sebagai relawan.

​“Ke depannya, untuk kebutuhan bahan baku, kami juga akan menggandeng para pelaku UMKM dan pemasok pangan lokal di sekitar kita agar perputaran ekonomi masyarakat semakin maksimal,” jelas Sagiman.

​Terkait jangkauan pelayanan, Sagiman memaparkan bahwa SPPG Hadungdung ditargetkan mampu melayani 2.500 hingga maksimal 3.000 penerima manfaat, menyesuaikan dengan hasil koordinasi lanjutan bersama pimpinan. Dalam skema pelayanan untuk 2.500 orang, kuota terbesar sebanyak 2.000 porsi akan dialokasikan untuk peserta didik. Sementara itu, 500 porsi sisanya didedikasikan khusus untuk kelompok rentan yang ia sebut sebagai kelompok B3, yakni Ibu Menyusui (Busui), Ibu Hamil (Bumil), dan Balita.

​Menutup laporannya, Sagiman menyematkan harapan besar atas peluncuran program strategis ini. “Semoga dengan berdirinya SPPG hari ini, kita bisa mewujudkan cita-cita negara, yaitu mencetak Generasi Emas di tahun 2045,” pungkasnya.

24 Maret 2026

Remaja 14 Tahun yang Hanyut di Dolok Sigompulon Paluta Berhasil Dievakuasi Tim Gabungan

Foto: Mayat korban dievakuasi ke Puskesmas Simundol, Kecamatan Dolok Sigompulon, Selasa (24/3/2026).

PALUTA – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan akhirnya berhasil menemukan Pahri Ritonga (14), seorang remaja yang dilaporkan hanyut terseret arus di Desa Sayur Matinggi, Kecamatan Dolok Sigompulon, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Korban berhasil ditemukan dan dievakuasi pada Selasa (24/3/2026) pagi.

​Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paluta, Ahmad Darlin Harahap, membenarkan penemuan tersebut. Berdasarkan laporan kronologis, insiden nahas ini pertama kali diketahui dari informasi masyarakat setempat pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

​“Mendapat laporan adanya warga yang hanyut, Tim BPBD Kabupaten Padang Lawas Utara langsung turun ke lapangan untuk melakukan penyisiran dan operasi pencarian korban di sekitar lokasi kejadian,” jelasnya, Selasa (24/3/2026).

​Setelah proses pencarian yang intensif, pada pukul 10.00 WIB pagi hari ini, korban yang diketahui merupakan warga beralamat di Gadung Holbung tersebut berhasil ditemukan oleh tim gabungan dan langsung dilakukan proses evakuasi.

​Operasi pencarian dan penyelamatan ini berjalan lancar berkat sinergi dari berbagai elemen. Operasi ini melibatkan Tim Satgas PB BPBD Paluta didukung penuh oleh personel TNI, POLRI, jajaran aparat Kantor Camat setempat, aparatur desa dan masyarakat.

​Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian gabungan di Desa Sayur Matinggi secara resmi dihentikan. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai atau perairan.

23 Maret 2026

Sindikat Narkoba Paluta Makin Nekat, Jadikan Depan Kompi C 123 Titik Serah Terima Sabu

Foto: Tersangka F bersama barang bukti sabu yang diamankan.

PALUTA – Sindikat peredaran gelap narkotika di wilayah Padang Lawas Utara (Paluta) tampaknya semakin nekat dan tidak pandang bulu dalam memilih lokasi operasi. Betapa tidak, area di depan Markas Kompi C Batalyon Infanteri (Yonif) 123/Rajawali, Gunungtua, justru dijadikan titik temu (drop point) transaksi sabu-sabu.

​Fakta mengejutkan ini terungkap menyusul ditangkapnya seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial F (41), yang nyaris menyelundupkan 11 gram sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Gunungtua pada Sabtu (21/3/2026) siang.

​Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, melalui Kasat Resnarkoba AKP Ivan Robert Sitompul menjelaskan, aksi nekat tersangka F ini ternyata diotaki langsung oleh suaminya, IJP, yang saat ini berstatus sebagai narapidana di Lapas tersebut.

​Berdasarkan hasil interogasi, kronologi penyerahan barang haram di kawasan militer itu bermula pada Jumat (20/3/2026). Saat itu, IJP menghubungi istrinya dari balik jeruji besi dan memerintahkannya untuk menjemput sabu yang telah ia pesan kepada seseorang di luar.

​“Keesokan harinya, F mendapat arahan dari nomor telepon tak dikenal untuk mengambil 'paket' tersebut. Lokasi pertemuannya di sekitar depan Kompi C Yonif 123,” ungkap AKP Ivan.

​Di lokasi yang seharusnya steril dari tindak kejahatan tersebut, seorang pria misterius mendekati F dan menyerahkan sebuah popok bayi. Di dalam popok itulah disembunyikan 11 bungkus plastik klip kecil berisi serbuk kristal diduga sabu seberat 11 gram, yang dibalut rapi menggunakan lakban cokelat.

​Setelah menerima barang dari pria yang kini sedang diburu polisi tersebut, pelaku F pulang ke rumah untuk bersiap menuju Lapas Gunungtua dengan dalih menjenguk sang suami.

​Namun, siasat licik sindikat ini akhirnya kandas. Rencana F untuk menyerahkan popok bayi berisi sabu tersebut digagalkan oleh kejelian dan ketatnya pemeriksaan petugas di area kunjungan Lapas Gunungtua.

​“Petugas Lapas menaruh kecurigaan berlapis terhadap barang bawaan pelaku, khususnya pada popok bayi tersebut. Saat dibongkar secara teliti, barulah ditemukan belasan paket sabu tersebut. Pelaku langsung diamankan sebelum akhirnya diserahkan kepada kami,” jelas Ivan.

​Guna penyidikan lebih lanjut, Satresnarkoba Polres Tapsel saat ini tengah mendalami jaringan yang terlibat dalam kasus ini. Pihak kepolisian juga tengah melacak identitas pria pemasok yang berani melakukan transaksi narkoba di depan markas TNI tersebut.

​“Kasus ini masih terus kami kembangkan secara intensif untuk mengungkap siapa pemasok barang haram tersebut kepada narapidana,” pungkas AKP Ivan.

22 Maret 2026

Sembunyikan Sabu di Popok Bayi, Aksi Nekat Pengunjung Lapas Gunungtua Digagalkan Petugas

Foto: Tersangka dan barang bukti yang diamankan.

PALUTA – Suasana kunjungan Hari Raya Idul Fitri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Gunungtua, Padang Lawas Utara, diwarnai aksi nekat seorang pembesuk. Petugas keamanan lapas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang diduga jenis sabu-sabu, Sabtu (21/03/2026).

​Modus penyelundupan pelaku terbilang rapi. Untuk mengelabui petugas, barang haram tersebut disembunyikan di dalam bungkusan popok bayi (pampers). Namun, berkat ketelitian berlapis di area Pengamanan Pintu Utama (P2U), aksi tersebut berhasil dibongkar sekitar pukul 10.00 WIB.

​Kepala Lapas (Kalapas) Kelas III Gunungtua, Japaruddin Ritonga, menjelaskan bahwa penggagalan ini merupakan hasil dari kedisiplinan jajarannya dalam menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) penggeledahan barang bawaan pengunjung.

​“Saat petugas menggeledah barang bawaan pengunjung tersebut dengan teliti, ditemukan benda mencurigakan berupa bungkusan kecil yang dikemas di dalam popok bayi. Setelah dibongkar, terdapat plastik klip berisi kristal putih yang kuat dugaan adalah sabu,” ungkap Japaruddin.

​Mendapati temuan tersebut, petugas langsung mengamankan pengunjung yang bersangkutan dan berkoordinasi dengan Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban (Kasubsi Kamtib) untuk diteruskan kepada Kalapas.

​Japaruddin mengapresiasi kejelian petugasnya di lapangan. Ia menekankan bahwa prinsip “waspada jangan-jangan” adalah kunci utama bagi setiap petugas pemasyarakatan dalam membaca situasi dan gerak-gerik yang mencurigakan.

​“Ke depannya, kami akan terus meningkatkan pengawasan. Kami tegaskan, bagi pengunjung maupun warga binaan yang mencoba-coba melakukan pelanggaran, kami tidak akan segan-segan untuk memprosesnya secara hukum,” tegasnya.

​Guna penindakan lebih lanjut, pihak Lapas Kelas III Gunungtua langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diserahkan sepenuhnya kepada Polsek Padang Bolak untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

20 Maret 2026

Pastikan Aman dan Kondusif, Kapolsek Padang Bolak Pimpin Pengawalan Pawai Obor Takbiran di Gunungtua

Foto: Kapolsek Padang Bolak AKP Abdul Hakim Harahap pimpin pengamanan pawai obor, Jumat (20/3/2026) malam.

PALUTA – Kemeriahan malam takbiran menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah di Gunungtua mendapat pengawalan ketat namun humanis dari pihak kepolisian. Kapolsek Padang Bolak, AKP Abdul Hakim Harahap, turun langsung memimpin jajarannya untuk mengamankan jalannya tradisi pawai obor yang digelar pada Jumat (20/3/2026) malam.

​Sebanyak kurang lebih 150 peserta antusias mengikuti pawai yang dilepas langsung oleh Wakil Bupati Paluta, Basri Harahap. Rombongan bergerak dari titik kumpul di Masjid Raya Gunungtua, menyusuri rute menuju kantor DPRD Padang Lawas Utara, sebelum akhirnya kembali ke titik awal.

​Bagi AKP Abdul Hakim Harahap, pengamanan malam itu memiliki tantangan tersendiri karena tingginya antusiasme warga serta penggunaan api dalam pawai.

​“Kami telah menyiagakan personel di sejumlah titik, mulai dari persimpangan jalan, rute utama, hingga titik kumpul. Fokus utama kami adalah memastikan kelancaran lalu lintas agar pengguna jalan lain tidak terganggu, sekaligus menjamin keselamatan para peserta pawai,” ungkap AKP Abdul Hakim di sela-sela kegiatan pengamanan.

​Mengingat pawai ini menggunakan obor bambu sebagai atribut utama, Kapolsek juga secara aktif berkoordinasi dengan panitia dan peserta agar senantiasa berhati-hati. Langkah preventif terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

​“Karena adik-adik kita ini membawa obor, kami terus memberikan imbauan dan pengawalan melekat. Kami mengingatkan agar mereka menjaga jarak aman dan tertib dalam barisan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait penggunaan api di jalan raya,” tegasnya.

​AKP Abdul Hakim juga turut mengapresiasi inisiatif para pemuda dan arahan dari Wakil Bupati yang telah mengingatkan pentingnya ketertiban. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat sangat terlihat pada malam takbiran tersebut.

​“Alhamdulillah, gema takbir malam ini berjalan sangat khidmat dan kondusif. Saya mengapresiasi para peserta yang didominasi pemuda dan mahasiswa ini karena mereka patuh pada arahan petugas di lapangan. Tradisi baik ini tentu akan terus kami dukung dan amankan pelaksanaannya di tahun-tahun mendatang,” tutup Kapolsek Padang Bolak tersebut.

​Di bawah pengawalan jajaran Polsek Padang Bolak dibantu Koramil 05/Padang Bolak, Satpol PP dan Dishub seluruh rangkaian pawai obor takbiran tersebut pun berhasil diselesaikan dengan tertib, aman, dan tanpa insiden yang berarti.

Wakil Bupati Paluta Lepas Pawai Obor Takbiran Idul Fitri 1447 H, Hidupkan Kembali Tradisi Lama

Foto: Wakil Bupati Paluta, Basri Harahap bersama pemuda dan mahasiswa menghidupkan api obor, Jumat (20/3/2026) malam.

PALUTA – Menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), Basri Harahap, secara resmi melepas kegiatan pawai obor takbiran di pelataran Masjid Raya Gunungtua, Jumat (20/3/2026) malam.

​Pawai yang diikuti oleh sekitar 150 peserta ini mengambil rute perjalanan dari Masjid Raya Gunungtua menuju kantor DPRD Paluta, sebelum akhirnya memutar dan kembali berakhir di titik awal.

​Dalam sambutannya sebelum melepas rombongan yang didominasi oleh kalangan pemuda dan mahasiswa tersebut, Basri Harahap berpesan agar gema takbir dan pawai ini benar-benar mencerminkan keindahan Islam.

​“Tunjukkanlah syiar agama kita dengan baik pada malam takbiran ini. Pesan saya, jaga ketertiban selama pawai berlangsung agar tidak merepotkan atau mengganggu kelancaran masyarakat umum di jalan raya,” ujar Wakil Bupati.

​Selain itu, Basri Harahap juga memberikan apresiasi khusus kepada para pemuda yang telah berinisiatif menghidupkan kembali tradisi yang sempat vakum di Kabupaten Paluta.

​“Saya sangat mengapresiasi inisiatif adik-adik sekalian. Tradisi penggunaan obor untuk memeriahkan malam takbiran ini rupanya sudah lama tidak kita lakukan. Berkat semangat kalian, malam ini tradisi tersebut bisa kita hidupkan kembali,” tambahnya.

​Mengingat pawai ini menggunakan media api, Wakil Bupati tak lupa menekankan pentingnya aspek keselamatan dan koordinasi dengan pihak keamanan. Jajaran Polsek Padang Bolak pun turut hadir langsung untuk mengamankan jalannya acara.

​“Karena kita membawa api, saya minta semuanya tetap berhati-hati. Ikuti petunjuk dan arahan dari pihak kepolisian yang bertugas mengamankan kita malam ini. Harapan saya, kegiatan yang tertib dan meriah ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi bisa terus berlanjut menjadi agenda rutin tahunan kita ke depannya,” pungkas Basri Harahap sembari melepas rombongan.

​Acara pelepasan kemudian ditutup dengan doa bersama, diiringi lantunan takbir yang mulai menggema menyusuri jalanan kota Gunungtua.

16 Maret 2026

Jelang Idul Fitri 2026, Wakapolres Tapsel Cek Kesiapan Posyan Pasar Gunungtua

Foto: Wakapolres Tapsel, Kompol Muslim Amin bersama petugas Posyan II Pasar Gunungtua.

PALUTA – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Selatan terus mematangkan persiapan pengamanan arus mudik dan libur Lebaran. Pada Senin (16/3/2026) sore, Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Tapanuli Selatan, Kompol Muslim Amin, S.E., turun langsung meninjau Pos Pelayanan (Posyan) II Pasar Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara.

​Peninjauan ini merupakan bentuk pengawasan langsung dari pimpinan untuk melihat kesiapsiagaan personel di lapangan. Kompol Muslim Amin menegaskan, kehadiran aparat di pos pelayanan sangat krusial dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama saat terjadi peningkatan aktivitas di titik-titik keramaian.

​“Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel yang bertugas di Pos Pelayanan benar-benar siap, baik dari segi kehadiran, kesiapsiagaan fisik, maupun kualitas pelayanan. Mereka harus mampu memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan informasi atau pertolongan selama masa mudik,” ujar Muslim Amin.

​Tak hanya melakukan pengecekan, Wakapolres juga menyempatkan diri untuk menyerahkan bingkisan kepada para personel yang tengah berjaga. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan moril agar para petugas tetap bersemangat dalam menjalankan tugas pengamanan.

​“Kami juga mengingatkan seluruh personel agar tetap siaga dan menjaga kesehatan. Berikanlah pelayanan yang humanis sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh suka cita,” pesannya.

​Dalam peninjauan tersebut, Kompol Muslim Amin didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Tapanuli Selatan, di antaranya Kabag Ops AKP Jasama Hasundungan Sidabutar, S.H., Kabag Log AKP Tongan Siregar, Kasat Intelkam AKP Oloan Lubis, S.H., Kasi Propam Ipda Arif Rahman Naibaho, serta Kanit Gakkum Iptu Samuel Hutapea.

​Turut hadir bersinergi di lokasi, Camat Padang Bolak Muhamad Rizal Siregar, S.H., Kepala Dinas Perhubungan Paluta Yusuf MD Hasibuan, S.Ag., beserta unsur Bhayangkari Ranting Padang Bolak.

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi