![]() |
| Foto: Tangkapan layar video kreator Sutan Paruhum Siregar. |
PALUTA – Kekecewaan warga dan pedagang di kawasan Pasar Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) rupanya belum mereda. Menyambung aksi protes pada Selasa (17/2/2026) kemarin, gelombang protes masyarakat justru tampak meluas pada Rabu (18/2/2026) pagi.
Berdasarkan pantauan terbaru dari rekaman video kreator Sutan Paruhum Siregar yang beredar luas, tumpukan sampah tidak hanya menumpuk di area persimpangan, tetapi kini sengaja dijejerkan memanjang di Jalan SM Raja yang hanya berjarak 300 meter dari peristiwa sebelumnya.
Pemandangan memprihatinkan ini direkam langsung pada Rabu pagi. Dalam tayangan tersebut, terlihat jelas barisan keranjang bambu besar, karung, dan kantong plastik berisi limbah pasar diletakkan berjejer tepat di tengah badan jalan raya.
Perekam video menyebutkan bahwa aksi nekat ini masih merupakan rentetan dari peristiwa kekesalan warga sehari sebelumnya. Hingga Rabu pagi, armada kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paluta terpantau belum juga mengambil tindakan pengangkutan.
Tidak hanya di tengah jalan, tempat pembuangan sampah di pinggir jalan raya pun kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. “Di samping saya ini juga banyak tumpukan sampah yang belum diangkut,” ujar Sutan Paruhum Siregar sambil menunjukkan keranjang sampah pinggir jalan yang sudah meluber.
Aksi memindahkan limbah ke tengah jalan lintas ini merupakan bentuk protes keras terhadap lambannya kinerja DLH. Warga merasa geram lantaran limbah pasar dibiarkan menumpuk dan membusuk selama lebih dari sepekan.
Kekecewaan warga semakin memuncak mengingat kondisi pasar yang kumuh ini terjadi tepat menjelang bulan suci Ramadan. Mereka menyayangkan lambannya respons pemerintah daerah di saat masyarakat tengah bersiap menyambut bulan ibadah yang identik dengan kebersihan.
Warga mendesak agar armada truk sampah segera diturunkan guna mengembalikan kebersihan dan kenyamanan di sekitar kota Gunungtua. Hingga berita ini diturunkan, tumpukan sampah yang sudah membusuk masih tampak bertumpuk di sepanjang jalan SM Raja Gunungtua.
