Panen Perdana Sayuran Hidroponik di Desa Bahal, Wabup Paluta Dorong Kemandirian Pangan

Pemkab Paluta menaruh harapan besar agar para petani lokal bersiap membenahi kualitas dan kuantitas produksi pertaniannya

Wabup Paluta bersama Forkopimda Paluta mengunjungi Alpha Hydrofarm kelompok tani Maju Bahal.

PALUTA – Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) H. Basri Harahap secara resmi menghadiri kegiatan panen perdana sayuran di Alpha Hydrofarm yang dikelola oleh Kelompok Tani Maju Bahal. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Bahal, Kecamatan Portibi ini berlangsung sukses, Jumat (7/8/2026).

​Turut hadir mendampingi Wakil Bupati dalam agenda tersebut antara lain Ketua DPRD Paluta Mula Rotua Siregar, S.Sos., Kapolres Paluta AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H., perwakilan Kajari Paluta Yunita Pasaribu, S.H., Camat Portibi Julpikar Harahap, MM., Danramil 05/Padang Bolak, Dankipan C 123/Rajawali, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Satuan Pelayanan Peningkatan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Paluta, serta tamu undangan lainnya.

​Dalam arahannya, Wabup H. Basri Harahap memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi masyarakat setempat yang mampu menyulap lahan tidur seluas lima hingga enam hektare menjadi area pertanian produktif.

​Langkah Kelompok Tani Maju Bahal membudidayakan selada dengan sistem hidroponik dinilai sebagai terobosan berani. Meski jenis sayuran ini diakui masih belum terlalu awam dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat lokal jika dibandingkan dengan di wilayah Jawa Barat, inisiatif ini menjadi bukti nyata kemajuan pola pikir petani setempat.

​Di hadapan para petani, Wabup secara tegas meminta masyarakat untuk berhenti menggunakan alasan klasik saat diajak bercocok tanam, terutama perihal hama. Ia memberikan contoh nyata keberhasilan seorang petani, Kapten Saban, yang berladang di kawasan Batang Pane dan Aek Siala.

​“Selama ini selalu kita katakan, ayo kalian bersayur-mayur. Jawabannya selalu tidak bisa, ‘ada kera, ada monyet’ katanya. Tapi ternyata Bang Sahban, yang ladangnya di sarang monyet, dia berhasil. Hasil cabainya bahkan masuk kelas supermarket. Mari kita belajar ilmunya,” tegas Wabup Basri memotivasi warga.

​Beliau juga memuji inisiatif positif dari jajaran Polres Paluta yang diketahui telah mulai rutin melakukan kegiatan bercocok tanam selama delapan bulan terakhir sebagai bentuk komitmen nyata terhadap ketahanan pangan daerah.

​Lebih lanjut, agenda panen perdana ini memiliki kaitan strategis dengan kesiapan Kabupaten Paluta dalam menyongsong program nasional Makanan Bergizi Gratis (MPG) yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

​Wabup mengungkapkan bahwa ke depannya diproyeksikan akan beroperasi sekitar 30 dapur MPG, dan ditargetkan menyentuh angka 70 dapur pada tahun depan. Program skala masif ini diprediksi akan menyerap anggaran hingga ratusan miliar rupiah per tahunnya khusus untuk kebutuhan logistik pangan.

​“Jangan lagi nanti uang yang ratusan miliar setahun itu pergi ke luar. Pergi beli ke Siborong-borong, sayur ke tempat lain, beli ikan ke Pasaman. Maunya kita, uang ratusan miliar itu berputar di Paluta. Inilah tujuan Bapak Prabowo bikin sekolah rakyat, koperasi, supaya masyarakat di pelosok ini benar-benar terjangkau dan sejahtera,” urainya secara lugas.

​Melalui momentum panen ini, Pemerintah Kabupaten Paluta menaruh harapan besar agar para petani lokal bersiap membenahi kualitas dan kuantitas produksi pertaniannya. Hal ini sangat krusial agar Paluta mampu menjadi lumbung pangan mandiri yang dapat memenuhi kebutuhan daerahnya sendiri, sekaligus menjaga agar perputaran ekonomi tetap dinikmati oleh masyarakat Paluta.

Tersalin 👍